POLA JABAR - Di jantung ibu kota Spanyol, Madrid, terdapat sebuah tradisi kuliner yang manis dan hangat, yaitu Churros. Camilan ringan berupa adonan tepung terigu yang digoreng panjang dan disajikan dengan taburan gula ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari warga Spanyol dan daya tarik utama bagi para wisatawan. 

Berdasarkan laporan dari BBC Good Food, keunikan churros Madrid terletak pada kemampuannya menjaga keaslian resep dan metode penyajiannya di tengah gempuran tren makanan modern. Churros bukan hanya sekadar makanan penutup, melainkan simbol budaya komunal yang sering dinikmati bersama teman atau keluarga, terutama pada pagi hari atau larut malam setelah beraktivitas. 

Berbeda dengan varian churros yang mungkin dikenal di tempat lain (seperti yang berlapis kayu manis tebal atau berisi isian), churros Madrid asli berfokus pada kesederhanaan: adonan yang renyah di luar, lembut di dalam, dan paling otentik dinikmati dengan mencelupkannya ke dalam Chocolate Caliente cokelat panas kental, pekat, dan tanpa pemanis berlebihan. 

Konsistensi dalam menjaga kualitas bahan dan metode penggorengan inilah yang memastikan bahwa setiap gigitan churros memberikan pengalaman rasa yang benar-benar tradisional Spanyol.

Keberlanjutan eksistensi churros di era modern sangat didukung oleh peran penting churrería, kedai spesialis pembuat churros, yang tersebar di seluruh Madrid. Tempat-tempat ikonik seperti Chocolatería San Ginés telah beroperasi selama lebih dari satu abad, membuktikan bahwa tradisi ini memiliki akar yang sangat kuat di komunitas. 

Churrería tidak hanya menjual churros, tetapi juga porras, varian churros yang lebih tebal dan mengembang. Ini adalah pusat pertemuan sosial, terutama saat cuaca dingin, di mana aroma adonan yang digoreng dan cokelat panas menciptakan suasana yang hangat dan mengundang. Aspek sosial ini adalah kunci mengapa churros tidak pernah pudar. 

Meskipun dunia kuliner terus berevolusi, kebutuhan akan ritual sederhana dan makanan yang memberikan kenyamanan (comfort food) tetap tinggi. Bagi penduduk Madrid, menikmati sarapan churros dan cokelat panas adalah cara memulai hari yang sarat makna, sementara bagi wisatawan, ini adalah pengalaman imersif yang langsung menghubungkan mereka dengan budaya lokal Spanyol yang otentik dan bersahaja.

Mengenal churros Madrid berarti memahami dua bentuk penyajian utamanya. Pertama adalah Churro biasa, yang berbentuk seperti bintang memanjang dengan pinggiran bergerigi dan berukuran ramping. Ini adalah versi yang paling renyah dan ideal untuk dicelup. Kedua adalah Porra, yang bentuknya lebih tebal dan biasanya tidak memiliki pinggiran bergerigi yang tajam. 

Karena ukurannya yang besar, porras memiliki tekstur yang lebih empuk dan airy di bagian tengahnya, menawarkan gigitan yang lebih substansial. Proses pembuatan keduanya melibatkan adonan yang dimasukkan ke dalam alat pengepres khusus dan langsung digoreng dalam minyak panas yang terawat kebersihannya, hingga menghasilkan warna keemasan yang sempurna.