POLA JABAR - Daging menjadi salah satu sumber protein utama dalam masakan sehari-hari.

Di pasar dan supermarket, konsumen sering dihadapkan pada pilihan daging segar atau daging beku. 

Memahami perbedaan keduanya penting agar dapat memilih sesuai kebutuhan dan kualitas masakan.

1. Daging Segar

Daging segar biasanya baru dipotong dan dijual dalam kondisi pendinginan standar. Tekstur dan warnanya lebih alami, serta aroma khas daging tetap terjaga.

Kelebihan daging segar adalah rasa yang lebih gurih dan kandungan nutrisi relatif tetap terjaga. Namun, daging segar harus segera diolah atau disimpan dalam kulkas karena masa simpannya lebih pendek.

2. Daging Beku

Daging beku dibekukan segera setelah dipotong untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan. Proses pembekuan mengurangi risiko bakteri dan memudahkan distribusi ke berbagai daerah.

Namun, tekstur daging bisa sedikit berubah, dan jika dicairkan berulang kali, kualitasnya menurun.