POLA JABAR  – Kawasan Dago yang dikenal sebagai jantung pariwisata dan wilayah strategis Kota Bandung kini tengah menghadapi tantangan serius. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti kemunculan tumpukan sampah ilegal di sejumlah titik yang berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan warga.

Dalam agenda monitoring Siskamling Siaga Bencana ke-80 di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong pada Sabtu (31/1/2026), Farhan menemukan fakta bahwa sampah-sampah tersebut tidak hanya berasal dari pemukiman, tetapi juga diduga kiriman dari aktivitas pasar dan pengelola sampah ilegal.

Kondisi ini bukan sekadar masalah estetika atau kebersihan semata. Muhammad Farhan menegaskan bahwa penumpukan sampah yang tidak terkontrol dapat memicu bencana yang lebih besar bagi warga Dago dan sekitarnya.