POLA JABAR – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh wilayah-wilayah perbatasan kota. Menurutnya, kawasan perbatasan memiliki dinamika sosial dan lingkungan yang kompleks karena sangat dipengaruhi oleh kondisi di daerah tetangga yang bersinggungan langsung dengan Kota Bandung.

Pernyataan tersebut disampaikan Farhan di sela-sela agenda Siskamling Siaga Bencana ke-93 saat mengunjungi Kelurahan Campaka, sebuah wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Cimahi.

Farhan menjelaskan bahwa letak geografis Kelurahan Campaka menjadikannya sebagai daerah prioritas dalam pemetaan masalah kota. Dampak dari aktivitas daerah tetangga seringkali dirasakan langsung oleh warga di wilayah ini.

“Ini termasuk kelurahan prioritas karena berada di daerah perbatasan. Apa yang terjadi di kota Cimahi pun berdampak pada Kota Bandung,” kata Farhan.

Untuk mengatasi persoalan yang ada, Farhan menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kewilayahan dengan unsur TNI-Polri serta masyarakat sangat dibutuhkan.

Konsolidasi bersama diharapkan mampu menciptakan solusi jangka panjang bagi pemberdayaan warga setempat.

“Permasalahannya sangat kompleks sehingga perlu konsolidasi bersama. Insya Allah ini bisa dibantu tidak hanya oleh Forkopimcam tetapi juga keberadaan kompleks Kodam dan Lanud Husein yang dapat memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Wali Kota mendorong agar Program Prakarsa di tingkat RW segera dieksekusi. Fokus utama program ini adalah perbaikan infrastruktur mikro dan penanganan masalah lingkungan di area padat penduduk.

“Yang disegerakan adalah program prakarsa. Saya ingin memastikan program ini berjalan sesuai kebutuhan masyarakat terutama untuk menangani masalah lingkungan,” jelasnya.