POLA JABAR  – Kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, kembali menjadi forum strategis untuk menginventarisasi persoalan kewilayahan. Dalam dialog bersama unsur kewilayahan pada Selasa, 6 Januari 2026, terungkap sejumlah masalah krusial di kawasan yang didominasi kompleks perumahan tersebut.

Permasalahan utama yang paling banyak disoroti adalah drainase dan sempadan sungai. Kondisi ini kerap memicu banjir serta genangan air, terutama saat intensitas hujan meningkat di wilayah Bandung Timur.

“Wilayah ini memang sebagian besar berupa kompleks perumahan. Masalah utamanya tetap soal drainase dan sempadan sungai yang menimbulkan keluhan banjir genangan,” ungkap Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Kelurahan Sukamiskin, Selasa malam.

Penataan Kabel Udara dan Lampu Penerangan Jalan

Selain persoalan air, isu lain yang dinilai mendasar adalah semrawutnya kabel udara (kabel langit), perlunya penataan pepohonan, serta minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU). Hingga kini, distribusi PJU dinilai belum merata, terutama di area dalam perumahan warga.

“PJU-nya memang belum merata. Ada beberapa titik yang jarak antar lampunya terlalu jauh. Besok akan dipastikan langsung melalui survei lapangan,” tegas Farhan.

Kendala Administrasi PSU di Kompleks Sari Mas

Sebagian besar persoalan PJU berada di dalam kompleks perumahan yang sebagian telah berstatus Prasarana dan Sarana Umum (PSU). Namun, pemerintah mencatat masih ada kendala administratif di satu wilayah tertentu.

Kompleks Sari Mas RW 17 tercatat sebagai satu-satunya kompleks lama di wilayah tersebut yang proses penyerahan PSU-nya belum rampung, sehingga menghambat optimalisasi pelayanan infrastruktur oleh pemerintah.