POLAJABAR.COM - Sebuah insiden nyaris merenggut nyawa atlet baseball asal Venezuela, Jenrry Mejia, namun berujung pada kesaksian akan keajaiban. Kejadian ini bermula dari sebuah kesalahan teknis kecil pada sistem lift di hotel tempat ia menginap.
Kesalahan teknis tersebut ternyata menjadi penyelamat hidup Mejia, yang saat itu berada di dalam lift. Lift itu berhenti di lantai yang tidak seharusnya, sebuah jeda waktu krusial sekitar 40 detik sebelum bencana alam melanda.
Peristiwa mengerikan itu terjadi sesaat sebelum gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Venezuela. Hotel tempat Mejia menginap mulai mengalami kerusakan struktural parah dan akhirnya runtuh akibat guncangan hebat tersebut.
Jenrry Mejia, yang kini telah menginjak usia 36 tahun, meyakini bahwa kesaksiannya bukanlah sekadar kebetulan semata. Ia memiliki keyakinan kuat bahwa ada campur tangan ilahi yang melindunginya dari ancaman maut.
Insiden dramatis ini terungkap terjadi pada hari Rabu, tepatnya tanggal 24 Juni. Momen kritis tersebut terjadi tepat sebelum gempa bumi dengan skala besar tersebut mulai mengguncang kawasan tersebut.
Dilansir dari detikProperti, kejadian ini menyoroti bagaimana hal-hal tak terduga dalam rutinitas sehari-hari dapat menentukan batas antara hidup dan mati saat bencana alam datang. Kejadian ini menjadi perhatian publik mengenai potensi bahaya di bangunan tinggi saat terjadi guncangan bumi.
Mengenai momen penyelamatannya, Mejia mengungkapkan keyakinannya yang mendalam. "Saya meyakini kejadian tersebut bukan sekadar kebetulan, melainkan campur tangan Tuhan," ujar Jenrry Mejia.
Keberuntungan Mejia terletak pada jeda waktu singkat namun vital tersebut. Ia berada di lift yang seharusnya melanjutkan perjalanan, namun tertahan sekitar 40 detik sebelum hotel tersebut mulai ambruk, sebagaimana dikisahkan dalam sumber berita.
Dikutip dari detikProperti, "Insiden itu terjadi pada Rabu (24/6), sesaat sebelum gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Venezuela," menggarisbawahi waktu kejadian yang sangat presisi.