POLAJABAR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tengah mengintensifkan upaya untuk meningkatkan kualitas hunian bagi warganya yang termasuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program unggulan yang menjadi fokus utama saat ini adalah penyediaan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu).

Target ambisius telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, yaitu merampungkan perbaikan dan pembangunan sebanyak 2.441 unit Rutilahu hingga penghujung tahun 2026 mendatang. Program ini bertujuan memastikan bahwa setiap warga memiliki tempat tinggal yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan dasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar, memegang peran sentral dalam mengawal implementasi program vital ini. Ia memastikan bahwa setiap progres berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Menurut Asep Hazar, program Rutilahu ini merupakan salah satu pengejawantahan utama dari visi dan misi yang diemban oleh Bupati Karawang saat ini. Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah terhadap kesejahteraan perumahan rakyat.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik bangunan, program ini juga dirancang sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial masyarakat. Proses pembangunannya secara aktif mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di lingkungan warga.

Asep Hazar menyampaikan komitmen ini secara langsung saat diwawancarai oleh media pada hari Jumat, 26 Juni 2026. Ia menekankan pentingnya program ini bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

"Rutilahu ini merupakan program prioritas pak Bupati, agar masyarakat berpenghasilan rendah menikmati rumah yang sehat, aman, dan nyaman. Lepas dari itu proses pembangunannya mengedepankan nilai gotong royong," ujar Asep saat diwawancarai detikJabar, Jumat (26/6/2026).

Perbaikan yang dilakukan mencakup aspek struktural dan fasilitas dasar, memastikan rumah yang ditinggali warga MBR tidak hanya layak, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Dikutip dari detikJabar, program ini diharapkan selesai tepat waktu.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.