POLA JABAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa seluruh korban keracunan yang diduga akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah mendapatkan penanganan medis yang memadai.
Hingga Kamis pagi, tercatat sebanyak 230 orang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Melansir dari laman resmi Antara, Kepala Dinkes Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini serta berkoordinasi intensif dengan Dinkes KBB.
“Kita terus lakukan koordinasi dan monitoring dengan Dinkes setempat. Dan sampai saat ini semua sudah tertangani di sana,” ujar Vini di Bandung, Rabu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinkes KBB Lia Nurliana Sukandar menyebutkan bahwa para korban berasal dari beberapa sekolah, di antaranya SDN 2 Cibodas, SDN Buahbatu, SMPN 4 Lembang, dan SMK Putra Nasional Cibodas.
Menurut Lia, sebagian besar korban telah dipulangkan ke rumah masing-masing, sementara sebagian kecil lainnya masih dirawat di sejumlah posko penanganan darurat seperti Puskesmas Cibodas, Klinik Sespim, Posko Desa Cibodas, dan RSUD Lembang.
Sekretaris Desa Cibodas, Yuyu Wahyu, menjelaskan bahwa hingga Kamis pagi masih terdapat 10 anak yang dirawat di posko kesehatan.
“Sebagian besar pasien mengalami gejala mual, pusing, dan sakit perut. Beberapa anak yang sebelumnya sudah pulang dari rumah sakit kembali datang ke posko karena kondisi tubuh mereka kembali drop,” ungkap Yuyu.
Ia menambahkan, jumlah pasien yang dirawat di posko sempat bertambah pada pagi hari.