POLA JABAR – Malam Jumat dikenal sebagai malam penuh keberkahan dan waktu terbaik untuk berdoa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW pun menganjurkan umatnya untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa di malam yang mulia ini, karena pada malam Jumat terdapat saat mustajab, yaitu waktu di mana doa tidak akan ditolak.
Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Jumat adalah:
اللّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ
“Allahummaghfir lii wa liwaalidayya walil muslimiina wal muslimaati wal mu’miniina wal mu’minaati al-ahyaa’i minhum wal-amwaat.”
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, kaum Muslimin dan Muslimat, orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.”
Selain doa tersebut, Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak membaca shalawat, Surah Al-Kahfi, dan beristighfar pada malam Jumat.
Amalan-amalan ini dipercaya dapat memperkuat doa dan membuka pintu rahmat Allah SWT.
Dengan memperbanyak doa dan ibadah di malam Jumat, umat Muslim diingatkan untuk selalu memohon ampunan, mengharap keberkahan, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT melalui hati yang ikhlas dan penuh rasa syukur.***