POLA JABAR – Berakhirnya bulan Ramadan sering kali diikuti dengan penurunan semangat ibadah atau yang dalam istilah agama disebut sebagai futur.
Masjid-masjid yang tadinya penuh saat tarawih perlahan mulai sepi, dan intensitas membaca Al-Qur'an pun berkurang.
Padahal, keberhasilan ibadah Ramadan seseorang justru diukur dari bagaimana ia menjaga konsistensinya di sebelas bulan berikutnya. Untuk mencapai derajat istiqomah, seorang hamba membutuhkan pertolongan Allah melalui doa-doa keteguhan iman.
Berikut adalah beberapa doa dan langkah agar kita tetap menjadi hamba yang taat meski Ramadan telah berlalu:
1. Doa Memohon Ketetapan Hati
Rasulullah SAW sangat sering memanjatkan doa ini karena hati manusia bersifat bolak-balik atau mudah berubah. Ini adalah doa paling utama untuk menjaga iman tetap lurus.
"Ya Muqollibal quluub, thabbit qolbi 'ala diinik."
Artinya: "Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu."
2. Doa Agar Diberi Kekuatan dalam Beribadah