POLA JABAR - Untuk bisa mempercepat penyelesaian permasalahan di Kota Bandung seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, infrastruktur, sampai pengangguran, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) berkomitmen untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Hal tersebut diungkapkan oleh DPR RI Ketika sedang melakukan kunjungan kerja di Balai Kota Bandung Pada Jumat 10 Oktober 2025 lalu.
“Kunjungan ini adalah bagian dari ikhtiar saya untuk belanja masalah dan mencari solusi terbaik. Aspirasi masyarakat Kota Bandung akan saya bawa ke Senayan agar bisa mendapat perhatian di tingkat nasional,” ujar Aanya Rina Casmayanti Komite I DPR RI.
“Sudah 26 kota dan kabupaten kami kunjungi. Dari tiap daerah, kami mencatat aspirasi dan mencari solusi baik di tingkat provinsi maupun pusat. Untuk Kota Bandung, kami akan kawal agar program-program prioritasnya mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” imbuhnya.
Dirinya juga mengungkapkan jika diperlukan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk bisa memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menekan angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Aanya berharap jika kunjungan kerja tersebut bisa menjadi langkah nyata DPD RI dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat Kota Bandung, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat demi terwujudnya Bandung yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
“DPD RI siap menjadi jembatan agar program prioritas Kota Bandung dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tutur Aanya.
Pada kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pun memaparkan ada sejumlah tantangan besar yang tengah dihadapi Kota Bandung, terutama di sektor kesehatan.
Dirinya menyoroti masalah pemerataan akses pendidikan. Masih terdapat beberapa kelurahan dan kecamatan yang belum memiliki sekolah negeri (blank spot), terutama di wilayah Bandung Timur.