POLA JABAR – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung menunjukkan aksi nyata dalam mendukung instruksi pemerintah pusat mengenai fleksibilitas kerja dan pola hidup sehat. Pada Jumat, 17 April 2026, jajaran pimpinan daerah menggelar kegiatan bersepeda bersama (gowes) sebagai simbol penerapan kebijakan Work From Home (WFH) dan gerakan ramah lingkungan.
Rombongan memulai perjalanan dari Pendopo Wali Kota Bandung, melintasi rute-rute ikonik seperti Dalem Kaum, Lengkong Kecil, Asia Afrika, hingga Jalan Braga, dan mengakhiri rute di Balai Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan pesan kuat mengenai perubahan budaya kerja di lingkungan pemerintah kota. Dengan bersepeda, pemerintah berusaha menekan penggunaan operasional kendaraan dinas serta mempromosikan kebugaran fisik bagi para aparatur sipil negara.
“Tidak ada yang menggunakan kendaraan dinas hari ini. Kita berangkat ke kantor menggunakan sepeda. Ini bagian dari efisiensi sekaligus contoh gaya hidup sehat,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat, 17 April 2026.
Sebagai langkah keberlanjutan, Muhammad Farhan berencana menjadikan agenda bersepeda ke kantor ini sebagai rutinitas mingguan, khususnya bagi para pimpinan perangkat daerah setiap hari Jumat.
Selain perubahan moda transportasi, skema kerja pada hari Jumat juga akan dioptimalkan melalui teknologi digital untuk mengurangi mobilitas fisik yang tidak mendesak.
“Hari Jumat kita dorong untuk banyak melakukan rapat secara daring. Ini bagian dari adaptasi pola kerja yang lebih fleksibel dan efisien,” katanya.
Kegiatan gowes ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi antaranggota Forkopimda. Di tengah tuntutan tugas pemerintahan yang semakin dinamis, kebersamaan di luar agenda formal dianggap penting untuk menjaga soliditas tim.
Melalui perpaduan antara aktivitas fisik, penghematan energi melalui pengurangan kendaraan dinas, serta pemanfaatan rapat virtual, Pemerintah Kota Bandung optimistis dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih modern, adaptif, dan berkelanjutan. Momentum ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk turut mengadopsi gaya hidup sehat dan mendukung upaya pengurangan emisi kendaraan di perkotaan.***