POLA JABAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan sosialisasi intensif menjelang pelaksanaan sensus ekonomi yang dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, secara khusus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menyukseskan agenda nasional tersebut.

Menurut Iskandar, sensus ekonomi merupakan instrumen krusial bagi pemerintah daerah. Data yang dihimpun melalui kegiatan ini akan menjadi rujukan utama dalam merancang berbagai kebijakan dan program pembangunan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya di acara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Kota Bandung pada Selasa, 14 April 2026, Iskandar menekankan bahwa pengisian data yang akurat tidak hanya menjadi tugas para pemangku kebijakan, melainkan kewajiban kolektif setiap keluarga di Kota Bandung.

“Bulan depan akan ada sensus ekonomi. Kami mohon partisipasi semua pihak untuk mengisi data yang diperlukan, tidak hanya pejabat, tetapi juga keluarga,” kata Iskandar.

Ia menjelaskan bahwa tanpa keterlibatan masyarakat secara luas, gambaran kondisi ekonomi riil di lapangan tidak akan tertangkap dengan sempurna.

Oleh karena itu, kejujuran dan keterbukaan warga dalam memberikan informasi sangat menentukan kualitas kebijakan pemerintah di masa depan.

Pemkot Bandung berharap hasil dari sensus ekonomi ini dapat memberikan potret komprehensif mengenai dinamika ekonomi lokal.

Dengan data yang valid, alokasi anggaran dan perencanaan program pembangunan diharapkan dapat menyentuh aspek-aspek yang paling mendesak bagi kesejahteraan warga.

“Jadi mudah-mudahan sensus ekonomi ini berjalan lancar dan data-data yang kita dapatkan bisa kita gunakan untuk pembangunan atau data-data program-program yang akan dilakukan pada pemerintahan,” ujarnya.