Opini ditulis oleh Dr. Mohamad Rudiana, S.Sen,. M.Sn, Dosen Fakultas Seni Pertunjukan ISBI Bandung

POLA JABAR - Sang Maestro yang Pulang Kampung

Papandayan Jazz Festival (TPJF) bukan sekadar ajang musik tahunan di Bandung.

Ia telah menjelma menjadi simbol pertemuan antara tradisi, inovasi, dan energi kreatif kota yang tak pernah senyap.

Tahun ini, TP Jazz Festival tahun iniadalah perayaan ke -10, festival ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Kang Dwiki Dharmawan  musisi Jazz legendaris kebanggaan Indonesia pituin urang Bandung yang tak pernah lelah menjembatani antara Jazz  dan kekayaan musik tradisi Nusantara. 

Dwiki Dharmawan memang bukan hanya tampil kali ini saja, tetapi hampir setiap TP Jazz mengadakan perhelatan Kang Dwiki tidak pernah absen.

Dwiki Dharmawan  bukan sekedar  musisi, melainkan juga hadir sebagai sosok yang memiliki visi kebangsaan dalam musik. Sebagai SekretarisJenderal DPP PAPPRI (Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia).

Ia membawa semangat baru, musik bukan hanya hiburan, tapi juga ruang kebudayaan,  ruang duduluran, ruang dialog untuk para seniman baik tradisi maupun modern.

Keterlibatannya dalam TPJF 2025 bisa dibaca sebagai “kepulangan simbolik” ke tanah kelahiran Bandung yang selama ini menjadi rahim banyak musisi Jazz Indonesia.