POLA JABAR – Penggunaan fitur Dark Mode atau mode gelap kini telah menjadi standar di hampir semua aplikasi populer, mulai dari WhatsApp, Instagram, hingga sistem operasi Android dan iOS.

Banyak pengguna beralih ke tampilan latar hitam dengan teks putih ini karena dianggap lebih keren dan "ramah" bagi penglihatan. Namun, benarkah fitur ini secara medis lebih baik untuk kesehatan mata kita?

Para ahli kesehatan mata menyebutkan bahwa manfaat dark mode sebenarnya bersifat situasional. Berikut adalah fakta-fakta yang perlu Anda ketahui agar tidak salah kaprah:

1. Keunggulan: Mengurangi Paparan Cahaya Biru

Dark mode secara signifikan mengurangi pancaran cahaya biru (blue light) dari layar. Hal ini sangat bermanfaat jika Anda menggunakan perangkat di malam hari atau dalam ruangan gelap.

Pengurangan cahaya biru membantu tubuh tetap memproduksi hormon melatonin, sehingga siklus tidur Anda tidak terganggu setelah bermain ponsel sebelum tidur.

2. Kelemahan: Efek 'Halo' dan Mata Lelah

Secara fisiologis, mata manusia lebih mudah membaca teks gelap di atas latar terang. Dalam dark mode, pupil mata harus melebar lebih besar untuk menangkap cahaya yang minim.

Bagi penderita astigmatisme (mata silinder), membaca teks putih di latar hitam dapat menyebabkan efek "halo" atau bayangan pada tulisan, yang justru membuat mata lebih cepat lelah karena harus bekerja ekstra keras untuk fokus.