POLA JABAR - Pembangunan Flyover Nurtanio di Kota Bandung terus menunjukkan perkembangan positif. Meskipun tahap perapihan akhir masih berjalan, infrastruktur strategis ini sudah mulai diuji coba secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang libur akhir tahun.
Saat ini, akses Flyover Nurtanio telah dibuka dengan skema satu arah, yakni dari arah Jalan Garuda menuju Jalan Pajajaran. Langkah ini diambil Pemerintah Kota Bandung guna meminimalisir kepadatan kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kehadiran flyover ini membawa perubahan signifikan bagi mobilitas warga lokal. Salah satunya dirasakan oleh Rohana, warga Kelurahan Garuda yang sehari-hari beraktivitas di area tersebut. Ia merasa lingkungan sekitarnya kini menjadi lebih kondusif.
“Alhamdulillah sudah bisa dipakai. Biasanya kendaraan memotong jalan ke gang sini jadi gang macet dan bising. Sekarang lebih tenang. Semoga ke depan lalu lintas di sekitar sini semakin lancar dan aman,” ujarnya.
Senada dengan Rohana, Edi yang juga merupakan warga setempat mengapresiasi kecepatan pengerjaan proyek ini. Ia berharap pemanfaatan lahan di bawah jembatan layang juga menjadi perhatian pemerintah ke depannya.
“Flyover ini memang terlihat dikebut dan sekarang mulai terasa fungsinya untuk mengurai kemacetan. Harapan saya ke depannya, area di bawah flyover bisa ditata jadi taman, rapi dan nyaman, termasuk trotoarnya,” tuturnya.
Pembukaan akses satu arah ini merupakan bagian dari tahapan penyelesaian proyek secara keseluruhan. Pemkot Bandung terus memantau proses perapihan dan penataan kawasan di sekitar Flyover Nurtanio agar segera rampung 100 persen.
Kedepannya, Flyover Nurtanio diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi yang vital di Bandung Barat, yang tidak hanya berfungsi memecah kemacetan, tetapi juga meningkatkan estetika dan kenyamanan ruang publik bagi seluruh pengguna jalan.***