POLA JABAR – Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menetapkan arah kebijakan pembangunan yang strategis. Terdapat dua fokus besar yang menjadi skala prioritas utama, yakni percepatan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Dalam mengejar target infrastruktur, Pemkot Bandung mengerahkan berbagai perangkat daerah secara terintegrasi. Dinas-dinas yang terlibat aktif meliputi:
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM)
Dinas Perhubungan (Dishub)
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan catatan khusus berdasarkan hasil evaluasi terkini. Ia menyebutkan bahwa perbaikan pada 17 ruas jalan utama di Kota Bandung menjadi agenda mendesak yang harus segera diselesaikan.
Meski demikian, Farhan menjelaskan bahwa fokus pada jalan protokol merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya pemerintah berkonsentrasi pada pembangunan di tingkat akar rumput.