POLA JABAR – Mendapat tawaran pekerjaan tentu membahagiakan, namun fase negosiasi gaji seringkali menjadi momen yang mendebarkan bagi karyawan baru.

Banyak yang akhirnya menerima gaji di bawah standar karena takut tawaran tersebut dibatalkan. Padahal, negosiasi adalah hal yang lumrah dalam dunia profesional.

Agar Anda mendapatkan kompensasi yang layak, terapkan strategi berikut:

1. Riset Standar Gaji Posisi Tersebut

Sebelum datang wawancara, cari tahu kisaran gaji untuk posisi yang Anda lamar di wilayah tersebut (misalnya UMK Bandung atau Bogor). Gunakan situs seperti Glassdoor, LinkedIn, atau tanyakan pada rekan seprofesi. Memiliki data angka membuat Anda terlihat lebih percaya diri dan rasional.

2. Fokus pada Nilai Tambah (Value) Anda

Jangan hanya meminta gaji tinggi karena alasan "kebutuhan hidup". Sebaliknya, jelaskan apa yang bisa Anda berikan bagi perusahaan. Hubungkan keahlian atau pengalaman Anda dengan solusi yang dibutuhkan perusahaan. Gaji tinggi adalah imbalan atas value yang Anda bawa.

3. Jangan Sebut Angka Pertama Kali

Jika memungkinkan, biarkan pihak HRD yang menyebutkan kisaran gaji mereka terlebih dahulu. Namun, jika Anda diminta menyebutkan nominal, berikan dalam bentuk rentang (range), bukan angka tunggal. Misalnya: "Berdasarkan riset dan pengalaman saya, saya mengharapkan di rentang RpX hingga RpY."