POLA JABAR – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI menggelar Gerakan Pangan Murah di wilayah Baleendah.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang momentum hari besar keagamaan.
Acara yang dibuka secara simbolis dengan pengguntingan pita ini dihadiri oleh Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, I Gusti Ketut Astawa, serta Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser.
Dalam sambutannya, I Gusti Ketut Astawa menegaskan bahwa program ini adalah instrumen penting pemerintah untuk menekan potensi inflasi.
Dengan memperkuat jalur distribusi dan menyediakan pangan murah, pemerintah berharap beban ekonomi masyarakat dapat berkurang, terutama saat permintaan pasar cenderung meningkat.
Selain memastikan harga pangan stabil, fokus utama juga diarahkan pada penguatan hulu, yakni para petani. Dadang M. Naser memaparkan bahwa sinergi ini mencakup pemberian berbagai bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani yang terdaftar dalam Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).
Beberapa capaian yang telah disalurkan antara lain:
- Bantuan Benih: Penyaluran benih padi untuk lahan seluas 18.000 hektare.
- Modernisasi Tani: Distribusi 200 unit alat mesin pertanian.
- Sektor Peternakan: Pemberian 12.000 ekor ayam petelur bagi kelompok tani.
- Sektor Kelautan: Ratusan alat mesin tangkap ikan untuk para nelayan.
Tidak hanya soal beras, masyarakat juga didorong untuk mengembangkan komoditas hortikultura seperti buah-buahan guna mengurangi ketergantungan pada produk impor.