POLAJABAR.COM - Sebuah kejadian gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 2,6 telah mengguncang wilayah Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis siang, 9 Juli 2026. Guncangan ini dilaporkan terjadi di sebelah Timur Laut dari pusat Kota Cimahi.

Peristiwa alam ini tercatat terjadi tepat pada pukul 12.22 WIB, yang merupakan jam sibuk aktivitas warga di siang hari. Informasi mengenai kejadian ini segera dihimpun oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga resmi yang berwenang.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BMKG, gempa yang terjadi kali ini dikategorikan sebagai gempa darat. Gempa darat ini menunjukkan bahwa pusat gempa berada di dalam lapisan kerak bumi di daratan.

Lebih lanjut, analisis BMKG menunjukkan bahwa kedalaman hiposenter atau pusat gempa berada pada posisi yang relatif dangkal. Kedalaman gempa tercatat hanya mencapai 5 kilometer di bawah permukaan bumi.

Detail teknis mengenai lokasi episentrum gempa tersebut juga disampaikan secara rinci oleh BMKG melalui akun resmi mereka di platform X. Informasi ini penting untuk pemetaan risiko dan mitigasi bencana di masa mendatang.

Informasi spesifik yang dipublikasikan oleh BMKG melalui akun X mereka berbunyi: "Gempa Mag:2.6, 09-Jul-2026 12:22:38WIB, Lok:6.77LS, 107.64BT (14 km TimurLaut KOTA-CIMAHI-JABAR), Kedlmn:5 Km #BMKG ," tulis BMKG dalam akun resminya di X @infoBMKG.

Dikutip dari BMKG, rincian koordinat lokasi gempa tersebut berada pada lintang 6.77 derajat Lintang Selatan dan 107.64 derajat Bujur Timur. Lokasi ini setara dengan jarak sekitar 14 kilometer di sebelah Timur Laut Kota Cimahi.

Kejadian gempa berkekuatan relatif kecil ini umumnya tidak menimbulkan dampak kerusakan struktural yang signifikan. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa susulan.

Masyarakat sekitar diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap informasi resmi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait. Pemantauan berkelanjutan dari BMKG menjadi kunci utama dalam memastikan keamanan publik pasca kejadian guncangan tersebut.