POLAJABAR.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan resmi mengenai kondisi atmosfer yang akan melanda wilayah Bandung Raya pada hari Kamis, 9 Juli 2026. Secara umum, prediksi menunjukkan bahwa cuaca akan didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari.

Kondisi cuaca yang cenderung stabil dan cerah ini dinilai sangat mendukung untuk berbagai kegiatan masyarakat. Baik aktivitas yang direncanakan di luar ruangan maupun di dalam ruangan diperkirakan tidak akan terganggu oleh faktor cuaca buruk.

Fokus utama prakiraan ini adalah Kota Bandung, di mana suhu udara diperkirakan akan bergerak dalam rentang 17 hingga 28 derajat Celsius. Kisaran suhu ini menandakan bahwa siang hari akan terasa hangat, namun pagi dan malam hari tetap memerlukan penyesuaian suhu.

Selain suhu, tingkat kelembapan udara di Kota Bandung diproyeksikan berada pada kisaran 34 hingga 76 persen. Kondisi kelembapan tersebut membuat udara terasa cukup nyaman bagi penduduk, terutama saat transisi waktu antara pagi dan sore hari.

Sementara itu, kondisi di wilayah Kabupaten Bandung menunjukkan karakteristik yang berbeda, terutama pada aspek suhu udara yang lebih sejuk. BMKG memprakirakan suhu di area ini akan berkisar antara 13 hingga 25 derajat Celsius.

Faktor perbedaan suhu ini menunjukkan bahwa kawasan Kabupaten Bandung akan mengalami suhu terendah di wilayah Bandung Raya pada tanggal tersebut. Cuaca di Kabupaten Bandung sendiri diperkirakan akan cerah berawan, berbeda sedikit dengan pusat kota.

Tingkat kelembapan udara di Kabupaten Bandung diprediksi akan jauh lebih tinggi, yaitu berada pada rentang 47 hingga 97 persen. Kelembapan yang tinggi ini mengindikasikan adanya potensi udara yang relatif lembap, khususnya pada periode pagi dan malam hari.

Dikutip dari sumber resmi, BMKG menyatakan bahwa kondisi cuaca di wilayah Bandung Raya pada Kamis, 9 Juli 2026, didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.

"Kondisi ini dinilai mendukung berbagai aktivitas masyarakat, baik di dalam maupun luar ruangan," ujar perwakilan BMKG.