POLA JABAR – Semangat pelestarian budaya di Jawa Barat kini beriringan dengan komitmen pembangunan infrastruktur. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menegaskan rencana besar untuk melakukan penataan kota dan kabupaten, terutama di wilayah yang menjadi rute Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.
Kabupaten Karawang, khususnya sepanjang Jalan Tuparev, menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda penataan tersebut.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh KDM di sela-sela kemeriahan Kirab Budaya Karawang bertajuk "Subang Larang Nebar Kaheman" pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Arak-arakan budaya yang megah tersebut mengambil rute dari Jalan Ir. H. Juanda hingga berakhir di Alun-alun Karawang.
Bagi KDM, Kirab Budaya bukan sekadar ajang pertunjukan seni atau pengingat sejarah Kerajaan Pajajaran.
Peristiwa ini merupakan pemantik bagi pembangunan nyata yang mengedepankan nilai estetika dan kearifan lokal Sunda.
Rencana renovasi besar-besaran akan mencakup perbaikan jalan, trotoar, hingga pembuatan taman yang tematik.
"Bersama Pak Bupati kita akan melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk jalan, trotoar dan taman, akan dilaksanakan di sepanjang rute kirab. Dan sepanjang jalan nanti akan ada batu tulis yang isinya pesan-pesan cinta. Nanti Alun-alun menjadi kawasan Kota Tua Karawang," imbuh KDM.
Proyek ambisius ini ditargetkan mulai berjalan melalui anggaran APBD Perubahan 2026 atau paling lambat pada APBD 2027.