POLA JABAR – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan bahwa aktivitas Gunung Semeru hingga Senin pagi, 24 November 2025, masih berada pada Level IV (Awas).
Melansir dari laman resmi portal berita Pemkab Lumajang, status ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi dan dinamis, sehingga seluruh rekomendasi keselamatan wajib dipatuhi, terutama bagi warga yang bermukim atau beraktivitas di sektor tenggara gunung.
Dalam laporan resmi periode pengamatan 24 November 2025 pukul 00.00–06.00 WIB, PVMBG mencatat kondisi cuaca kawasan Semeru berawan hingga mendung dengan suhu udara 21–22°C.
Angin bertiup lemah ke arah timur laut, arah yang perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap sebaran abu vulkanik apabila terjadi letusan lanjutan.
Aktivitas Vulkanik dan Pemantauan Seismik
Pengamatan visual menunjukkan asap kawah bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas sedang, menjulang setinggi 500–1.000 meter dari puncak kawah.
Mayoritas waktu, puncak gunung tertutup kabut sehingga pemantauan sering mengandalkan instrumen seismik.
Melalui alat pemantau kegempaan, PVMBG merekam:
- 44 gempa letusan, menandakan aktivitas erupsi masih berlangsung
- 1 gempa hembusan, menunjukkan dorongan gas dari dalam kawah
- 3 gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3–30 mm dan durasi panjang, yang berpotensi memengaruhi kestabilan tubuh gunung