POLA JABAR – Jawa Barat tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga surga kuliner yang tak ada habisnya.
Namun, di tengah gempuran tren makanan kekinian yang serba modern, beberapa kuliner tradisional kebanggaan Tanah Pasundan justru mulai terpinggirkan dan semakin sulit ditemukan di pasar maupun sudut kota.
Banyak dari makanan ini memiliki proses pembuatan yang rumit atau menggunakan bahan alami yang kini jarang dibudidayakan.
Padahal, cita rasa dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya merupakan jati diri budaya yang tak ternilai. Berikut adalah deretan makanan khas Jawa Barat yang mulai langka dan perlu kita lestarikan bersama:
1. Opak Ketan Bakar
Meskipun opak masih bisa ditemukan dalam kemasan di toko oleh-oleh, varian Opak Ketan Bakar tradisional yang dimasak langsung di atas bara api semakin jarang dijumpai.
Proses pembuatannya yang memakan waktu lama—mulai dari menumbuk beras ketan hingga menjemurnya—membuat banyak produsen mulai beralih. Padahal, aroma asap dan tekstur renyah dari opak bakar manual memiliki keunikan yang tak bisa digantikan oleh mesin.
2. Galendo
Berasal dari wilayah Cirebon dan Ciamis, Galendo adalah ampas dari proses pembuatan minyak kelapa tradisional. Rasanya yang manis-gurih dan bertekstur unik menjadikannya camilan yang sangat bergizi.