POLA JABAR - Kacang almond sering dijuluki sebagai superfood berkat kandungan lemak sehat, serat, dan vitamin E yang melimpah. Camilan ini menjadi favorit bagi mereka yang sedang menjalani program diet atau sekadar ingin hidup lebih sehat. Namun, seperti kata pepatah, sesuatu yang berlebihan itu jarang berakhir baik.
Meskipun kaya nutrisi, mengkonsumsi almond secara serampangan tanpa memperhatikan porsi dapat memicu berbagai masalah kesehatan.
Mengacu pada tinjauan medis seperti yang sering dibahas dalam laman kesehatan dunia, WebMD, berikut adalah beberapa efek samping yang perlu Anda waspadai jika terlalu banyak mengkonsumsi kacang almond.
1. Gangguan Pencernaan yang Mengganggu
Almond sangat kaya akan serat. Dalam satu ons saja, terdapat sekitar 3,5 gram serat. Secara teori, serat sangat baik untuk pencernaan. Namun, jika Anda meningkatkan asupan serat secara mendadak dalam jumlah besar tanpa diimbangi asupan air yang cukup, hal ini justru memicu sembelit (konstipasi), perut kembung, hingga kram perut.
2. Risiko Kenaikan Berat Badan
Banyak orang lupa bahwa almond adalah makanan padat kalori. Lemak yang terkandung di dalamnya memang lemak tak jenuh yang baik untuk jantung, namun kalori tetaplah kalori. Jika Anda terus-menerus ngemil almond tanpa menghitung total kalori harian, berat badan justru bisa merangkak naik alih-alih turun.
3. Kelebihan Vitamin E dalam Tubuh
Almond adalah salah satu sumber vitamin E terbaik. Tubuh membutuhkan vitamin ini untuk menjaga kesehatan kulit dan mata. Namun, jika Anda makan almond berlebihan bersamaan dengan konsumsi suplemen vitamin E atau makanan tinggi vitamin E lainnya, Anda berisiko mengalami overdosis. Gejalanya bisa berupa sakit kepala, diare, hingga penglihatan kabur.