POLA JABAR - Jalan penghubung antara Desa Dampit dan Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, sempat lumpuh total pada Kamis 2 Oktober 2025 malam akibat longsor.
Material tanah setebal sekitar dua meter dan lebar enam meter menutup jalan, sehingga akses transportasi warga terganggu.
Kepala Desa Dampit, Nanang Setiawan, menjelaskan wilayah itu rawan longsor karena berada di bawah saluran irigasi.
Longsor kali ini merupakan yang ketiga di titik yang sama. Untungnya, saat kejadian hujan ringan dan jalan relatif sepi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Pembersihan material dilakukan sejak malam oleh warga dan petugas gabungan, namun baru pagi Jumat 3 Oktober 2025 sekitar pukul 09.30 WIB, jalan bisa dilewati kendaraan kembali.
Nanang berharap pemerintah membangun tembok penahan tanah (TPT) dan memperbaiki saluran irigasi agar kejadian serupa tak terulang.
BPBD Kabupaten Bandung, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Beni Sonjaya, menyatakan pihaknya merespons cepat dan berkoordinasi dengan Dinas PUTR.
Ia juga mengingatkan warga yang tinggal di lereng atau perbukitan agar tetap waspada terhadap potensi longsor saat musim hujan.
“Jika turun hujan deras dan ada tanda-tanda pergeseran tanah, segera menjauh ke tempat aman. Warga harus tetap siaga menghadapi potensi longsor,” tegas Beni.***