POLA JABAR – Perubahan iklim ekstrem seperti hujan deras, kekeringan panjang, dan gelombang panas memiliki dampak langsung terhadap kesehatan hutan.

Sebaliknya, kondisi hutan yang rusak juga memperburuk dampak iklim ekstrem.

Hubungan timbal balik ini menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi keseimbangan lingkungan dan risiko bencana alam.

1. Dampak Iklim Ekstrem terhadap Hutan

Iklim ekstrem dapat menyebabkan kerusakan hutan dengan berbagai cara:

  • Kekeringan Panjang – Membuat pohon lebih rentan terhadap kebakaran hutan dan menurunkan produktivitas vegetasi.
  • Hujan Lebat dan Banjir – Tanah yang jenuh air mudah longsor, menyebabkan akar pohon tidak stabil dan banyak pohon tumbang.
  • Gelombang Panas – Memicu stres pada tanaman dan mengganggu siklus pertumbuhan hutan, sehingga mengurangi keanekaragaman hayati.

2. Kerusakan Hutan Memperparah Iklim Ekstrem

Hutan yang rusak atau gundul dapat memperburuk efek iklim ekstrem:

  • Meningkatkan Risiko Banjir dan Longsor – Tanah gundul tidak mampu menyerap air hujan dengan baik.
  • Mengurangi Kemampuan Menyerap Karbon – Kurangnya pohon membuat kandungan karbon di udara meningkat, sehingga suhu global semakin panas.
  • Mengurangi Perlindungan terhadap Angin dan Gelombang Panas – Hutan berfungsi sebagai penahan alami angin kencang dan panas ekstrem.