POLA JABAR – Jalur selatan Banjarwangi–Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali normal dan bisa dilintasi dua arah setelah sebelumnya tertutup material tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menyampaikan bahwa proses pembersihan material longsor telah dilakukan pada Sabtu malam, dan kondisi lalu lintas kini sudah lancar kembali.

“Untuk jalur Cikajang–Banjarwangi malam tadi sudah dilakukan pembersihan dan malam tadi juga lancar,” ujar Aang saat dihubungi di Garut, Minggu (9 November 2025).

Rawan Longsor di Musim Hujan

Menurut Aang, wilayah selatan Garut memang rawan bencana tanah longsor dan pohon tumbang, terutama di kawasan bertebing dan berbukit seperti Banjarwangi.
Hujan deras yang turun beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan tertutup material tanah, sehingga menghambat arus lalu lintas kendaraan.

Kepala Polsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, menambahkan bahwa jalur tersebut sudah beberapa kali terdampak longsor selama musim hujan ini.

“Material tanah dan bebatuan sempat menutup sebagian badan jalan, tapi kami langsung koordinasi dengan dinas terkait dan warga untuk melakukan pembersihan,” jelasnya.

Tindakan Cepat dan Imbauan Waspada

Petugas gabungan bersama warga menurunkan alat berat untuk mempercepat pembersihan material longsoran, sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal pada malam hari.