POLA JABAR – Salah satu momen paling mendebarkan dalam sesi wawancara kerja adalah ketika perekrut menanyakan, "Berapa gaji yang Anda harapkan?". Menjawab terlalu tinggi berisiko membuat Anda tersisih, namun menjawab terlalu rendah bisa membuat Anda merasa kurang dihargai di kemudian hari.
Agar Anda tetap profesional dan mendapatkan angka yang adil, berikut adalah tips jitu menjawab pertanyaan gaji saat interview:
1. Lakukan Riset Pasar Terlebih Dahulu
Jangan datang dengan tangan kosong. Sebelum wawancara, cari tahu standar gaji untuk posisi serupa dengan tingkat pengalaman yang sama di industri tersebut. Anda bisa menggunakan situs seperti Glassdoor, LinkedIn Salary, atau bertanya kepada rekan profesi. Mengetahui angka pasar akan membuat Anda menjawab dengan lebih percaya diri dan rasional.
2. Berikan Rentang Gaji (Range), Bukan Angka Tunggal
Daripada menyebutkan satu angka pasti, berikanlah rentang gaji. Misalnya, "Berdasarkan riset saya dan tanggung jawab posisi ini, saya mengharapkan kompensasi di kisaran Rp7.000.000 hingga Rp9.000.000." Strategi ini menunjukkan bahwa Anda fleksibel untuk bernegosiasi namun tetap memiliki standar minimal.
3. Tekankan pada Nilai dan Pengalaman Anda
Saat menyebutkan angka, sertakan alasan kuat mengapa Anda layak mendapatkan jumlah tersebut. Hubungkan dengan keahlian khusus, pencapaian di perusahaan sebelumnya, atau solusi yang bisa Anda bawa untuk perusahaan. Hal ini menggeser fokus dari sekadar "meminta uang" menjadi "investasi perusahaan pada bakat Anda."