POLA JABAR - Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat favorit yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan penting seperti lutein dan zeaxanthin. Namun, banyak orang sering melakukan kesalahan saat mengolahnya di dapur, sehingga kandungan gizi yang seharusnya terserap tubuh justru larut dan hilang selama proses memasak.
Merujuk pada ulasan kesehatan dari Healthline, cara kita memperlakukan jagung di atas kompor sangat menentukan apakah kita hanya memakan "ampas" karbohidrat atau mendapatkan manfaat kesehatan yang utuh. Berikut adalah panduan detail mengenai tips memasak jagung agar gizinya tetap terjaga.
1. Pilih Jagung yang Segar dan Berkualitas
Langkah pertama menjaga gizi dimulai sebelum kompor dinyalakan. Jagung yang segar memiliki kandungan gula alami yang belum berubah menjadi pati. Pilihlah jagung dengan kulit luar yang masih berwarna hijau terang dan tekstur yang lembap. Jika kulitnya sudah kering atau kecokelatan, biasanya kadar nutrisi di dalamnya sudah mulai menurun akibat proses oksidasi.
2. Hindari Merebus Terlalu Lama
Kesalahan paling umum adalah merebus jagung dalam air mendidih dalam waktu yang sangat lama. Metode boiling atau merebus memang praktis, namun vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B dan C, dapat berpindah ke air rebusan yang akhirnya kita buang.
Jika Anda tetap ingin merebus, pastikan air sudah mendidih terlebih dahulu sebelum memasukkan jagung. Rebuslah cukup selama 3 hingga 5 menit saja. Segera angkat setelah warna kuningnya terlihat lebih cerah untuk menjaga kerenyahan dan mencegah kerusakan struktur nutrisi akibat panas berlebih.
3. Mengukus adalah Pilihan Terbaik
Jika tujuan utama Anda adalah menjaga gizi, maka mengukus (steaming) adalah metode juara. Karena jagung tidak terendam langsung di dalam air, risiko hilangnya vitamin larut air dapat diminimalisir secara signifikan.