POLA JABAR - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membawa kabar baik bagi warga. Berdasarkan hasil pantauan di berbagai pasar tradisional, harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) dipastikan berada dalam kondisi yang relatif aman dan terkendali.
Meskipun cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi sempat membayangi, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa fluktuasi harga yang terjadi saat ini masih dalam batas kewajaran dan tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung terus melakukan pengawasan intensif untuk menjaga daya beli warga. Berikut adalah detail kondisi harga beberapa komoditas utama:
Cabai Rawit Merah: Saat ini berada di kisaran Rp58.000 per kilogram. Meski naik sekitar Rp9.000 akibat faktor cuaca, angka ini jauh lebih rendah dibanding periode lalu yang sempat menyentuh Rp100.000 per kilogram.
Daging Sapi: Bertahan stabil di harga Rp140.000 per kilogram.
Daging Ayam Ras: Dibanderol seharga Rp38.000 per kilogram.
Telur Ayam: Tetap normal di angka Rp29.000 per kilogram.
"Secara umum harga terkendali. Sektor protein hewani atau perdagingan sangat aman, tidak ada gejolak signifikan," ujar Farhan pada Minggu, 1 Februari 2026.
Terkait bencana longsor yang sempat terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Wali Kota menjamin bahwa jalur distribusi pangan menuju Kota Bandung tidak terganggu. Pasokan dari distributor tetap berjalan lancar sehingga stok di pasar-pasar tradisional dipastikan mencukupi kebutuhan warga.