POLA JABAR - Ketika musim buah jeruk tiba, pasar dibanjiri dua jenis primadona yang seringkali membingungkan yakni Jeruk Mandarin dan Jeruk Lokal. 

Meskipun keduanya termasuk dalam keluarga Citrus, ada perbedaan mencolok yang mempengaruhi rasa, cara konsumsi, hingga kandungan nutrisinya. 

Memahami perbedaan keduanya sangat penting, tidak hanya untuk memuaskan lidah, tetapi juga untuk mendapatkan manfaat kesehatan optimal dari buah yang kamu pilih.

Perbedaan yang paling kentara terletak pada penampilan dan cara mengupasnya. Jeruk Mandarin (seringkali varietas tangerine atau clementine) umumnya memiliki kulit yang tipis, berwarna oranye cerah, dan sangat mudah dikupas bahkan tanpa bantuan pisau. 

Sebaliknya, jeruk lokal (seperti Jeruk Pontianak atau Jeruk Medan) cenderung memiliki kulit yang lebih tebal, sedikit lebih hijau atau oranye kekuningan, dan lebih melekat pada daging buah. 

Jeruk Mandarin sering diidentifikasi dengan rasa yang lebih manis dan kurang asam, sementara jeruk lokal menawarkan rasa manis asam yang lebih seimbang dan segar.

Lantas, bagaimana perbedaan ini memengaruhi manfaat kesehatannya? WebMD dan sumber kesehatan lainnya sering menekankan bahwa kedua jenis jeruk ini adalah sumber Vitamin C yang sangat baik. 

Namun, ada variasi tipis dalam kandungan nutrisi lain dan cara tubuh menyerapnya. Perbandingan mendalam ini akan membantu kamu memutuskan mana yang terbaik untuk kebutuhan harianmu, baik untuk camilan, jus, atau sebagai tambahan dalam masakan.

Perbedaan Utama Berdasarkan Komposisi dan Rasa