POLA JABAR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan penanganan Sungai Citarum menjadi prioritas utama Pemprov Jabar.

Pernyataan ini disampaikan usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) antara Pemdaprov Jabar, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, PT Jasa Marga, dan PTPN I Regional 2 di Gedung Sate, Bandung, Rabu (3/12/2025).

KDM menjelaskan pembangunan difokuskan pada sektor yang langsung berdampak pada masyarakat, seperti:

  • Infrastruktur jalan dan jembatan
  • Irigasi dan perumahan rakyat miskin
  • Penerangan jalan umum dan ketenagalistrikan

Gubernur juga menyoroti pembangunan dua jembatan di Karawang Barat melalui skema multi years, meski berada di atas tanah PT Jasa Marga, karena kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Skema kolaborasi pusat-daerah ini didukung program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), di mana Pemdaprov Jabar menangani ruas jalan tertentu, sementara pemerintah pusat memberikan bantuan dan supervisi.

Selain itu, KDM menekankan pentingnya penanganan Sungai Citarum, khususnya pengawasan pembuangan limbah dan kualitas lingkungan DAS, yang berpengaruh pada ketahanan pangan nasional.

Inspeksi lapangan akan dilakukan mulai Januari 2026, mencakup wilayah Jatiluhur, Cirata, dan Saguling, dengan frekuensi sebulan sekali untuk memantau perkembangan.

Dokumen kerja sama yang ditandatangani tidak memuat nilai anggaran, melainkan mandat pekerjaan dan kewenangan provinsi untuk menangani beberapa ruas jalan nasional. Pendanaan pembangunan juga akan menggunakan alokasi dari program IJD untuk mendukung kabupaten/kota.***