POLA JABAR - Keju Ricotta adalah salah satu permata kuliner Italia yang terkenal karena teksturnya yang lembut, creamy, dan rasanya yang sedikit manis. Secara harfiah, "Ricotta" berarti "dimasak ulang" (re-cooked), yang secara tepat menggambarkan proses pembuatannya yang unik. Berbeda dengan keju lain yang dibuat dari dadih susu (curd), Ricotta secara tradisional dibuat dari air dadih (whey), yaitu cairan yang tersisa setelah susu diolah menjadi keju lain seperti Mozzarella atau Provolone. Air dadih ini dipanaskan hingga suhu tinggi, kemudian ditambahkan asam (seperti cuka atau air lemon) untuk mengendapkan sisa protein susu yang masih tersisa, khususnya albumin. 

Proses re-cooking inilah yang menghasilkan tekstur butiran halus dan ringan, menjadikannya keju yang ideal untuk isian lasagna, cannoli, atau sekadar topping roti panggang. 

Keunggulan Ricotta terletak pada kesederhanaannya; Anda bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah hanya dengan beberapa bahan dasar, menghasilkan produk yang jauh lebih segar dan lezat daripada versi kemasan.

Membuat Ricotta homemade adalah proses yang sangat memuaskan dan tidak memerlukan keahlian khusus, menjadikannya proyek dapur yang sempurna. Kunci utama dalam pembuatan Ricotta rumahan adalah menggunakan suhu yang tepat dan bahan asam yang efektif untuk memisahkan padatan susu dari cairannya. Prosesnya dimulai dengan memanaskan susu full-fat atau air dadih (jika ada) hingga hampir mendidih, biasanya sekitar 185 derajat F (85 derajat C). Penting untuk menjaga suhu agar tidak terlalu panas, karena dapat membuat protein menjadi keras. 

Setelah suhu tercapai, agent asam seperti cuka putih, air lemon segar, atau buttermilk ditambahkan perlahan sambil diaduk lembut. Dalam beberapa menit, Anda akan melihat dadih (curd) yang lembut mulai terpisah dari cairan kuning bening (whey). Dadih inilah yang kita kenal sebagai Ricotta. 

Langkah terakhir adalah menyaring dadih melalui saringan yang dilapisi kain keju (cheesecloth) selama beberapa jam untuk menghilangkan kelebihan cairan, menyesuaikan konsistensi sesuai selera Anda, dari lembut basah hingga kaku padat.

Selain kenikmatannya, Ricotta menawarkan profil nutrisi yang sangat mengesankan, menjadikannya pilihan keju yang lebih sehat. Salah satu kekuatan utamanya adalah kandungan proteinnya yang tinggi. 

Protein dalam Ricotta sebagian besar berasal dari protein whey dan kasein, keduanya adalah protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna dan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Protein ini sangat penting untuk pertumbuhan, perbaikan sel, dan pemeliharaan massa otot sangat bermanfaat untuk anak-anak hingga orang dewasa. 

Selain itu, Ricotta juga merupakan sumber kalsium yang baik, mineral penting untuk kesehatan tulang dan gigi yang kuat. Dibandingkan keju keras lainnya, Ricotta umumnya memiliki kandungan natrium yang lebih rendah, dan karena proses pembuatannya, ia cenderung lebih mudah ditoleransi oleh sebagian orang yang sensitif terhadap susu. Satu porsi Ricotta dapat memberikan dorongan energi dan nutrisi yang padat tanpa lemak jenuh berlebihan.