POLA JABAR – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan akan membuka lowongan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) secara bertahap mulai tahun 2025 hingga 2029.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kemenkeu 2025–2029.
Rekrutmen dilakukan untuk memenuhi kebutuhan SDM seiring proyeksi pegawai yang memasuki masa pensiun dan pegawai keluar karena sebab lainnya.
Berdasarkan beleid tersebut, jumlah SDM Kemenkeu diperkirakan akan mengalami pertumbuhan 0,01–0,50 persen per tahun, dengan evaluasi berkala sesuai kebutuhan organisasi.
Tahun 2025, Kemenkeu membuka rekrutmen untuk 2.100 formasi, dan mulai 2026 hingga 2029 jumlah rekrutmen meningkat menjadi 4.350 formasi setiap tahun. Total kuota selama lima tahun dapat mencapai 19.500 pegawai baru.
Kemenkeu mencatat, menurut data HRIS per 31 Desember 2024, terdapat 5.738 pegawai yang akan memasuki batas usia pensiun periode 2025–2029.
Selain itu, berdasarkan tren turn-over rate tiga tahun terakhir, pegawai yang keluar non-pensiun seperti karena penugasan, pindah instansi, mengundurkan diri, hingga meninggal dunia—diprediksi mencapai 2.010 orang dalam lima tahun ke depan.
Untuk meningkatkan kualitas talenta baru, Kemenkeu berencana melakukan perombakan sistem rekrutmen dan onboarding agar lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta preferensi generasi Z dan milenial. Dua strategi utama yang disiapkan meliputi:
- Penyempurnaan kebijakan rekrutmen, penguatan employer branding, serta modernisasi proses seleksi ASN.
- Penguatan buddy system dan mentorship, serta digitalisasi program onboarding bagi pegawai baru.