POLA JABAR – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) menilai Asia Afrika Festival sebagai salah satu event paling ideal yang berhasil memadukan berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Dilansir dari laman resmi Pemprov Jabar, deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizky Handayani Mustafa, menjelaskan bahwa Asia Afrika Festival memiliki empat unsur utama yang menjadikannya contoh event lengkap.
Keempat unsur tersebut meliputi Hiburan (Entertainment) yang menarik masyarakat, Pembelajaran (Education) yang memperkaya wawasan, Keterlibatan (Engagement) dengan kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara, serta Pemberdayaan (Empowerment) bagi masyarakat lokal.
“Sebuah event yang berhasil harus punya keempat unsur itu agar memberi manfaat nyata,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin 20 Oktober 2025.
Selain itu, Rizky juga menyoroti komitmen penyelenggara dalam menjadikan Asia Afrika Festival sebagai acara ramah lingkungan (sustainable event).
Tahun ini, panitia menyediakan water station untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, selaras dengan kebijakan nasional pariwisata yang menempatkan keberlanjutan sebagai prinsip utama.
Tak hanya itu, Kemenpar juga mendorong pengembangan event berbasis Intellectual Property (IP) agar kegiatan budaya dapat memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.
“Kami ingin kolaborasi ini membuat Indonesia naik kelas sebagai destinasi event internasional,” kata Rizky.
Ia berharap festival ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, serta mendorong peningkatan pengeluaran wisatawan (spending) yang berdampak positif bagi ekonomi lokal.