POLA JABAR – Musim hujan seringkali membawa risiko tanah longsor, terutama di daerah perbukitan atau pegunungan.

Fenomena ini tidak hanya merusak infrastruktur, tapi juga mengancam keselamatan warga.

Memahami penyebab tanah longsor dapat membantu masyarakat lebih siap menghadapi risiko tersebut.

1. Curah Hujan Tinggi dan Intensitas Lama

Hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama dapat membuat tanah jenuh air. Lapisan tanah yang lembek kehilangan daya rekatnya, sehingga mudah tergelincir, terutama di lereng terjal.

2. Kondisi Tanah dan Topografi

Tanah berpasir atau berbatu cenderung lebih mudah longsor dibanding tanah liat yang lebih padat. Lereng curam juga meningkatkan risiko karena gaya gravitasi lebih kuat menarik material tanah ke bawah.

3. Penebangan dan Perubahan Tata Ruang

Aktivitas manusia seperti penebangan pohon, penggalian tanah, atau pembangunan yang tidak terkontrol mengurangi daya serap air oleh vegetasi dan memicu erosi. Tanpa akar tanaman yang menahan tanah, lereng lebih rawan longsor saat hujan deras.