POLA JABAR - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa potongan nanas sering digunakan dalam proses marinasi daging? Rahasia di balik tekstur daging yang lumer di mulut ternyata terletak pada kandungan kimia alami dalam buah tropis ini.
Nanas mengandung enzim proteolitik yang disebut bromelain. Enzim ini bekerja dengan cara memecah rantai protein dan kolagen, yaitu jaringan ikat yang membuat daging terasa keras dan kenyal. Saat daging dicampur dengan parutan atau jus nanas, bromelain akan memisahkan asam amino sehingga serat daging menjadi lebih lunak dan mudah dikunyah.
Namun, perlu diingat bahwa durasi marinasi sangat menentukan hasil akhirnya. Jika daging didiamkan bersama nanas terlalu lama, misalnya lebih dari 14 jam, daging tidak hanya menjadi empuk tetapi bisa hancur atau memiliki rasa manis yang terlalu pekat seperti nanas. Waktu ideal untuk proses ini biasanya berkisar antara 30 menit hingga beberapa jam saja.
Gunakan nanas secukupnya agar tekstur daging tetap terjaga dan cita rasa alaminya tidak tertutup oleh rasa buah yang dominan.***