POLA JABAR – Bagi sebagian orang Indonesia, minum air putih saat makan merupakan kebiasaan yang hampir selalu dilakukan.

Namun, di sejumlah negara Eropa, kebiasaan tersebut tidak selalu ditemui. Banyak orang Eropa justru memilih minuman lain atau bahkan tidak minum apa pun saat makan.

Perbedaan kebiasaan ini sering menimbulkan rasa heran bagi wisatawan. Berikut beberapa alasan kenapa orang Eropa jarang minum air putih saat makan.

1. Kebiasaan Budaya Makan

Di beberapa negara Eropa, makan dianggap sebagai momen menikmati rasa makanan. Minum terlalu banyak saat makan diyakini dapat mengganggu cita rasa hidangan, sehingga minuman biasanya dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

2. Air Keran Aman Diminum

Banyak negara Eropa memiliki kualitas air keran yang aman diminum kapan saja. Karena mudah diakses, masyarakat tidak merasa perlu secara khusus memesan air putih saat makan di restoran.

3. Pilihan Minuman Lain

Orang Eropa kerap memilih minuman lain seperti anggur, jus, atau air berkarbonasi saat makan. Minuman tersebut dianggap lebih cocok dipadukan dengan hidangan tertentu.