POLA JABAR - Kota Bandung menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang berhasil menuntaskan proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025. Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung menerima penghargaan khusus dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Penyerahan penghargaan kepada Kota Bandung dilakukan oleh Sekretaris Utama BKN RI, Imas Sukmariah, dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang menerima penghargaan tersebut, dalam kegiatan penandatanganan perjanjian kerja PPPK Paruh Waktu di Pendopo Kota Bandung, Senin 27 Oktober 2025.
“Atas nama Kepala BKN dan seluruh jajaran, kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung yang telah menjadi pelopor dalam penyelesaian penetapan NIP dan pengangkatan PPPK Paruh Waktu,” ujar Imas.
Imas menjelaskan jika pencapaian tersebut mencerminkan keseriusan Pemkot Bandung dalam menerapkan sistem merit dalam manajemen ASN.
Dirinya juga menyebut Bandung sebagai contoh nyata penerapan rekrutmen aparatur yang akuntabel, transparan, dan bebas intervensi.
“Tidak ada istilah kedekatan dengan pejabat. Semuanya berbasis kompetensi dan kinerja. Inilah semangat reformasi birokrasi yang kami harapkan,” ungkapnya.
Selain itu, Imas juga mengungkapkan, BKN telah mengembangkan sistem E-Kinerja versi 3 dan manajemen talenta digital (Simata) untuk memperkuat pembinaan karier ASN di seluruh Indonesia. Ia mendorong Pemkot Bandung untuk menjadi bagian dari sistem tersebut.
“Kami ingin Pemerintah Kota Bandung menjadi contoh integrasi sistem ASN digital. Dengan begitu, kinerja aparatur dapat dinilai secara objektif dan real-time,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan sebagai perwakilan Pemkot Bandung mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan dari BKN.