POLA JABAR – Ajang lari bergengsi Bank BJB Bandoeng 10K yang digelar pada Minggu, 17 Mei 2026, membuktikan posisinya yang kian naik kelas.
Kompetisi ini dinilai telah bertransformasi menjadi arena perlombaan yang serius dan kompetitif, bergeser dari citra sebelumnya yang lebih menonjolkan sisi rekreasional atau sekadar hobi di kalangan para pencinta olahraga lari.
Peningkatan mutu kejuaraan ini diakui langsung oleh Ketua Komisi Pemassalan PASI, Satyo Haryo Wibisono.
Ia menggarisbawahi bahwa lonjakan performa tidak hanya ditunjukkan oleh para atlet profesional, melainkan juga oleh kelompok pelari amatir.
“Bukan cuma di level elite saja, tapi pelari rekreasional juga makin serius. Yang finis di bawah 55 menit makin banyak, bahkan yang di bawah 60 menit juga banyak sekali,” ujar Satyo dalam konferensi pers Bank BJB Bandoeng 10K di Balaikota, Minggu 17 Mei 2026.
Indikator kesuksesan kompetisi tahun ini terlihat jelas dari catatan waktu yang ditorehkan. Di kategori pria, kelompok pelari elite menyuguhkan performa yang sangat memukau dengan waktu tempuh yang sangat singkat.
“Tidak sampai setengah jam pelari elite pria sudah finis. Itu menunjukkan kualitas kompetisinya makin baik,” katanya.
Sektor putri juga menyajikan tontonan yang tidak kalah menegangkan. Sorotan tertuju pada atlet lari nasional kebanggaan Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, yang terlibat duel sengit dengan pelari-pelari tangguh undangan dari Kenya.
“Persaingannya sangat ketat. Selisih waktunya tipis dan itu menunjukkan level kompetisinya tinggi,” ucapnya.