POLA JABAR – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan visi besarnya mengenai kedaulatan ekonomi melalui hilirisasi industri.

Dalam acara groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II yang berlangsung di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/04/2026), Kepala Negara menyebut hilirisasi sebagai instrumen utama dalam memperkokoh fondasi ekonomi Indonesia.

Presiden menekankan bahwa langkah yang diambil pemerintahannya saat ini merupakan kelanjutan dari perjuangan panjang para pemimpin bangsa terdahulu dalam membangun kekuatan nasional.

“Yang kita lakukan di banyak bidang dalam tahun pertama pemerintahan yang saya pimpin, yang kita lakukan adalah memperkuat fondasi yang sudah dilakukan oleh Presiden-presiden terdahulu, dari mulai Presiden pertama sampai ke Presiden ketujuh. Saya tegaskan di sini, kebangkitan suatu bangsa, nation building, keberhasilan suatu bangsa adalah perjalanan yang jauh, perjalanan yang berat, perjalanan yang tidak ringan,” ucapnya.

Di tengah dinamika global yang terus berubah, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa ketahanan ekonomi tidak hanya dibangun melalui angka-angka, tetapi juga melalui jiwa nasionalisme yang kuat.

Persatuan nasional menjadi modal sosial yang tak ternilai dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.

“Saya menyampaikan keyakinan saya dari apa yang saya pelajari dari sejarah perkembangan dunia, satu-satunya jalan menuju kebangkitan suatu bangsa yang berhasil adalah nasionalisme, adalah cinta tanah air, adalah persatuan nasional,” katanya.

Presiden juga memberikan catatan sejarah mengenai bagaimana kekayaan alam Nusantara sejak ratusan tahun lalu telah menjadi magnet bagi kekuatan besar dunia.

Ia menyoroti bagaimana sumber daya alam Indonesia sering kali hanya dieksploitasi tanpa memberikan nilai tambah yang maksimal bagi rakyat pribumi.