POLA JABAR – Pemerintah Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan lingkungan melalui sektor peternakan dan kesehatan hewan. Melalui inovasi bertajuk Gerakan Bangsawan (Bandung Jaga Kesehatan Hewan), pemerintah menggelar aksi pemeriksaan kesehatan serta vaksinasi rabies secara gratis bagi hewan peliharaan milik warga di kawasan Cikutra, Selasa (14/04/2026).
Program ini dirancang bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan hewan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memitigasi risiko penyakit zoonosis penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia seperti rabies.
Kegiatan yang berlangsung di tengah pemukiman ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Elen, salah satu warga yang membawa hewan kesayangannya, menyampaikan harapan agar jangkauan program ini terus diperluas demi keamanan komunitas.
"Semoga ke depannya lebih banyak vaksin yang diberikan karena bisa membatu hewan yang dipelihara maupun hewan liar," kata Elen salah satu warga, Selasa 14 April 2026.
Gerakan Bangsawan bukan sekadar aksi satu kali jalan. Dokter hewan yang bertugas, Kansa Madya Tresnajaya, menjelaskan bahwa program ini memiliki jadwal rutin yang menyasar seluruh wilayah di Kota Bandung secara bergilir.
Menurutnya, layanan yang diberikan cukup komprehensif, mulai dari pemeriksaan fisik secara umum hingga pemberian vaksin inti. Hal ini memungkinkan para pemilik hewan untuk melakukan konsultasi medis tanpa dipungut biaya.
"Bangsawan ini diadakan setiap 1 minggu sekali di tiap kelurahan yang ada di Kota Bandung. Selain vaksinasi, kegiatan ini juga mencakup beberapa pemeriksaan seperti kesehatan hewan secara umum, dan lain sebagainya sehingga pemilik hewan dapat mengetahui kondisi kesehatan hewan peliharaannya," ujar Kansa.
Lebih jauh, Kansa menekankan bahwa tujuan jangka panjang dari Gerakan Bangsawan adalah edukasi. Pemerintah ingin para pemilik hewan atau pet owner memiliki tanggung jawab lebih dalam memantau kondisi kesehatan peliharaan mereka secara berkala.
"Melalui program ini diharapkan masyarakat ataupun pet owner bisa lebih aware terhadap kesehatan hewan kesayangannya," tambah Kansa.