POLA JABAR – Di saat mayoritas orang terlelap dalam mimpi, sebagian kecil lainnya memilih bangkit untuk bersujud.

Shalat Tahajud di sepertiga malam terakhir bukan hanya sekadar rutinitas ibadah bagi umat Muslim, melainkan sebuah instrumen spiritual yang disebut-sebut sebagai "jalur langit" menuju kesuksesan.

Mengapa ibadah ini dianggap memiliki kedudukan yang begitu tinggi? Berikut penjelasannya:

1. Waktu "Eksklusif" dengan Sang Pencipta

Sepertiga malam terakhir adalah waktu di mana Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hambanya.

Secara psikologis, suasana yang hening tanpa gangguan suara mesin atau percakapan manusia membuat komunikasi kita dengan Tuhan menjadi lebih dalam dan jujur.

Kekuatan doa di waktu ini dianggap paling makbul untuk memohon kemudahan urusan pekerjaan maupun keluarga.

2. Membangun Kedisiplinan dan Mental Pejuang

Bangun di saat mengantuk membutuhkan kemauan yang sangat kuat. Orang yang terbiasa melaksanakan Tahajud secara konsisten tanpa sadar sedang melatih otot kedisiplinannya.