POLA JABAR - Detroit-Style Pizza telah berevolusi dari makanan lokal khas Detroit, Michigan, menjadi fenomena kuliner yang menarik perhatian dan pujian di seluruh Amerika Serikat. Pizza ini memiliki ciri khas yang sangat membedakannya dari gaya populer lainnya seperti New York Thin Crust atau Chicago Deep Dish

Karakteristik paling mencolok adalah bentuknya yang persegi atau persegi panjang hasil dari proses pembuatan tradisional menggunakan panci baja biru persegi panjang tebal yang awalnya digunakan di pabrik suku cadang mobil Detroit. 

Panci ini bukan sekadar alat, melainkan kunci utama dari ciri khas pizza ini: crust yang tebal, lapang, namun sangat ringan, dengan tepi yang renyah dan berkaramel. Minyak zaitun yang digunakan melumasi panci memungkinkan adonan mengembang secara perlahan dan menciptakan efek goreng ringan pada bagian bawah adonan. 

Puncak dari proses ini adalah "tepi keju" yang ikonik keju yang diletakkan hingga menyentuh sisi-sisi panci akan gosong dan berkaramel selama pemanggangan, menghasilkan lapisan frico keju yang asin, gurih, dan sangat renyah di seluruh perimeter pizza, sering disebut sebagai "kotak emas" karena warna dan bentuknya.

Struktur Detroit-Style Pizza juga unik dalam hal penempatan bahan. Secara tradisional, urutan layering atau pelapisan topping adalah terbalik, dikenal sebagai "urutan merah di atas". Adonan tebal diletakkan di dasar panci, diikuti oleh lapisan tebal keju bata (brick cheese), dan baru kemudian saus tomat (sauce) diletakkan dalam dua atau tiga garis-garis tebal di atas keju memberikan tampilan racing stripes yang mungkin merujuk pada warisan mobil Detroit. 

Keju bata, keju khas Midwestern yang memiliki titik leleh tinggi, adalah pilihan tradisional karena kemampuannya menghasilkan lapisan frico yang sempurna dan teksturnya yang buttery saat dilelehkan. Saus yang diletakkan di atas keju membantu menjaga kelembapan adonan dan keju selama proses pemanggangan yang panjang, sekaligus memberikan elemen asam yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan kekayaan dan rasa umami dari keju dan crust yang berminyak. Perpaduan antara kerenyahan, keju leleh, adonan yang lembut, dan saus tomat yang segar menjadikannya pengalaman tekstur yang sangat memuaskan.

Popularitas Detroit-Style Pizza telah meroket di Amerika karena kemampuannya menawarkan comfort food dengan kualitas dan pengalaman yang berbeda. Pizza ini berhasil menembus pasar nasional berkat kombinasi antara nostalgia makanan rumahan dan kualitas gourmet

Berbeda dengan pizza New York yang sering dimakan sambil dilipat, atau Deep Dish Chicago yang lebih sulit dimakan karena kedalamannya, Pizza Detroit menawarkan potongan persegi yang mudah dipegang, padat, dan mengenyangkan. Media kuliner dan ulasan dari platform seperti Allrecipes memainkan peran besar dalam menyebarkan hype ini, memperkenalkan teknik pembuatan crust yang unik kepada para koki rumahan dan restoran di luar Midwest. 

Hal ini memicu gelombang restoran yang secara khusus mengkhususkan diri pada gaya Detroit, mengubahnya dari spesialisasi regional menjadi trend kuliner nasional, diapresiasi karena teksturnya yang unik dan proses karamelisasi keju yang adiktif.***