POLAJABAR.COM - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Kampung Ciparang RT 04/RW 07, Desa dan Kecamatan Cipatat. Suasana yang tadinya tenang tiba-tiba terusik oleh suara dentuman keras yang menggelegar.
Warga sekitar yang mendengar suara ledakan tersebut segera bergegas menuju sumber suara untuk mencari tahu penyebab pasti dari kegaduhan yang terjadi. Kepanikan mulai menyelimuti permukiman warga setelah mereka tiba di lokasi kejadian perkara.
Di lokasi tersebut, pemandangan yang sangat memilukan segera tersaji di hadapan mata warga dan petugas yang datang. Tiga orang warga ditemukan tergeletak tak berdaya dengan kondisi luka yang sangat parah di sekujur tubuh mereka.
Ketiga korban yang teridentifikasi adalah Ade (21 tahun), Suhri (40 tahun), dan Rodiana (40 tahun). Ketiganya ditemukan dalam kondisi kritis akibat dampak langsung dari ledakan yang terjadi di dekat kediaman mereka.
Saat petugas kepolisian tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka mendapati ketiga korban sudah terkapar tak bergerak di samping salah satu rumah warga. Tindakan cepat tanggap darurat segera dilakukan oleh warga yang berada di lokasi.
Dikutip dari Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adiputra, salah satu korban yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan berhasil dievakuasi oleh warga setempat. Korban tersebut segera dibawa ke Puskesmas Rajamandala untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Saat saksi yang berprofesi sebagai anggota kepolisian tiba di TKP, didapati 3 orang sudah tergeletak disamping rumah korban," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adiputra saat dikonfirmasi pada hari Rabu (8/7/2026).
AKBP Niko N Adiputra melanjutkan bahwa upaya penyelamatan hanya berhasil dilakukan pada satu orang, sementara dua korban lainnya sudah dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. "Sementara dua korban lainnya sudah tidak bernapas," tambah beliau.
Pihak kepolisian setempat kini tengah melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai sumber ledakan yang diduga berasal dari mortir tersebut. Investigasi menyeluruh dilakukan untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa tragis ini.
