POLA JABAR – Bulu kuduk meremang, suasana terasa lebih sunyi, dan perasaan seperti ada yang mengawasi.
Pengalaman ini sering kali dialami orang saat malam Jumat. Pertanyaannya, apakah benar makhluk halus lebih aktif di malam ini, ataukah itu semua hanyalah permainan pikiran kita sendiri?
Mari kita bedah faktanya dari sudut pandang psikologi dan sosiologi:
1. Kekuatan "Confirmation Bias"
Secara psikologis, manusia cenderung mencari bukti yang mendukung keyakinan yang sudah ada.
Jika sejak kecil Anda didoktrin bahwa malam Jumat itu menyeramkan, maka suara ranting pohon yang bergesekan atau tiupan angin kencang akan langsung dihubungkan dengan hal mistis.
Di malam lain, Anda mungkin mengabaikan suara tersebut, namun di malam Jumat, otak Anda lebih waspada terhadap "tanda-tanda" horor.
2. Efek Atmosferik dan Lingkungan
Banyak masyarakat lokal yang masih menjalankan tradisi pembakaran kemenyan atau tawasulan di malam Jumat.