POLA JABAR – Buah kurma selalu identik dengan bulan Ramadhan. Selain menjalankan sunnah Rasulullah SAW, mengonsumsi kurma saat berbuka puasa ternyata memiliki landasan ilmiah yang sangat kuat bagi kesehatan tubuh setelah belasan jam berpuasa.
Sumber Energi Instan
Secara sains, kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kandungan ini sangat mudah diserap oleh tubuh untuk mengembalikan kadar gula darah yang menurun drastis selama berpuasa. Ini memberikan dorongan energi instan tanpa membebani sistem pencernaan secara berlebihan.
Kaya Akan Serat
Berbeda dengan minuman manis buatan, kurma kaya akan serat pangan. Serat ini berfungsi untuk melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit yang sering terjadi akibat perubahan pola makan selama puasa.
Selain itu, serat membantu memberikan rasa kenyang lebih cepat sehingga kita terhindar dari makan berlebihan (overeating) saat berbuka.
Tinggi Kalium dan Mineral
Selama berpuasa, tubuh kehilangan banyak elektrolit. Kurma mengandung kalium tinggi yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh serta fungsi otot dan saraf.
Kandungan mineral lain seperti magnesium dan zat besi juga membantu mengurangi rasa lelah dan lesu setelah beraktivitas seharian.