POLA JABAR – Jika Anda sedang berlibur ke Malaysia, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Masjid Putra. Terletak di pusat pemerintahan federasi Malaysia, Putrajaya, masjid ini terkenal karena kubahnya yang berwarna merah jambu dan arsitekturnya yang megah di tepi danau.

Bagi warga Bandung yang berencana melakukan wisata religi ke negeri jiran, berikut adalah panduan lengkap medis—secara administratif dan logistik—untuk mengunjungi Masjid Putra:

1. Lokasi yang Strategis

Masjid Putra berlokasi di kompleks Persiaran Persekutuan, Putrajaya. Letaknya sangat ikonik karena berada tepat di sebelah Perdana Putra (Kantor Perdana Menteri Malaysia) dan menghadap langsung ke Danau Putrajaya yang tenang. Jaraknya hanya sekitar 30 hingga 40 menit perjalanan darat dari pusat kota Kuala Lumpur.

2. Rute Menuju Masjid Putra

Ada beberapa cara mudah untuk sampai ke sini dari pusat kota:

  • Kereta (KLIA Transit): Naik kereta dari stasiun KL Sentral menuju stasiun Putrajaya & Cyberjaya. Dari sana, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan bus pengumpan (feeder bus) atau taksi daring menuju area masjid.
  • Taksi Daring (Grab): Ini adalah opsi paling praktis bagi rombongan keluarga. Anda bisa langsung memesan dari hotel di Kuala Lumpur menuju Putrajaya dengan tarif yang relatif terjangkau.

3. Harga Tiket dan Jam Operasional

Kabar baik bagi para pelancong, tiket masuk ke Masjid Putra adalah Gratis. Masjid ini buka setiap hari untuk umum. Namun, bagi wisatawan non-muslim, terdapat jam kunjung khusus di luar waktu salat lima waktu untuk menjaga kekhusyukan jemaah. Biasanya, area dalam masjid dibuka untuk turis pada pagi hari dan sore hari sebelum waktu Asar.