POLA JABAR - Banyak orang yang ragu mengkonsumsi pasta saat sedang menjalankan program hidup sehat karena khawatir akan asupan karbohidrat berlebih. Namun, menurut pakar kesehatan di American Heart Association (AHA), kuncinya bukan pada menghindari pasta sepenuhnya, melainkan pada pemilihan jenis bahan bakunya.
Spageti gandum utuh (whole-wheat spaghetti) muncul sebagai pahlawan bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung tanpa kehilangan kenikmatan makan.
Perbedaan Signifikan Antara Pasta Putih dan Gandum Utuh
Pasta putih biasa terbuat dari tepung yang telah melalui proses penggilingan yang membuang lapisan dedak (bran) dan benih (germ).
Padahal, di lapisan itulah serat dan nutrisi penting berada. Sebaliknya, spageti gandum utuh mempertahankan ketiga bagian biji gandum, sehingga memberikan asupan nutrisi yang jauh lebih lengkap.
Mengonsumsi gandum utuh berarti Anda memberikan tubuh asupan serat pangan, vitamin B, zat besi, magnesium, dan selenium. Nutrisi-nutrisi ini bekerja secara sinergis untuk melindungi sistem kardiovaskular dari berbagai risiko penyakit kronis.
Peran Serat dalam Menurunkan Kolesterol
Salah satu alasan utama mengapa spageti gandum utuh sangat disarankan untuk kesehatan jantung adalah kandungan serat larutnya. Serat bertindak seperti "sapu" di dalam pembuluh darah. Ia membantu mengikat kolesterol jahat (LDL) di saluran pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum sempat diserap ke dalam aliran darah.
Dengan menjaga kadar LDL tetap rendah, risiko pembentukan plak pada dinding arteri yang menjadi penyebab utama serangan jantung dan stroke dapat ditekan secara signifikan.